Kolom Matius Barus: Batak, Toba, Dan
Menyamakan Batak (Toba) dengan Karo jelas salah kaprah. Saya malah lebih setuju jika mengatakan bahwa orang-orang Karo yang lebih memilih "bergabung" dengan Batak adalah kelompok-kelompok oportunis yang hanya memikirkan kepentingan-kepentingan tertentu. Kita (Karo) jelas punya bahasa sendiri, budaya adat sendiri, dan bahkan perwatakan sendiri yang sangat berbeda dengan orang Batak. Ada beberapa orang Karo yang dengan kagumnya mengatakan salut pada sifat tolong menolong dan saling membantu pada orang Batak dan mengatakan bahwa hal tersebut tidak terdapat pada orang Karo yang lebih bersifat individualistis dan egois. Memang benar, orang Karo lebih individualis dan egois, tapi barangkali mereka lupa atau bahkan tidak tahu bahwa orang Karo memang berasal dari rumpun bangsa yang berbeda-beda.
Dan, Batak itu identik dengan Toba dengan salam Horasnya. Tolong renungkan dan pikirkan.