Kolom M.u. Ginting:
Dalam menanggapi hasil autopsi itu, seorang anggota Fraksi DPR dari PAN bilang: "Hasilnya mengejutkan kita. Ternyata saudara Siyono mati akibat tindak kekerasan, bukan seperti yang diungkap jajaran Densus, kepolisian dan Menko Polhukam." Ini dituturkan Fraksi PAN Teguh Juwarno. Selanjutnya Teguh juga katakan bahwa: "Sudah saatnya kita mengevaluasi kerja Densus 88. Jangan alat negara digunakan untuk membunuh rakyatnya sendiri."