Kolom M.u. Ginting: Internet
"Cepat atau lambat kita akan umumkan karena itu adalah kewajiban kita," pungkas Saut di merdeka.com.
Sudah banyak usaha alternatif publik dunia dalam menggantikan peranan DPR (DPR adalah hasil dari partai-partai politik) yang semakin terlihat tak ada gunanya bagi rakyat, bagi perubahan dan perkembangan satu negeri. Sudah banyak berdiri ’partai internet’ di negeri-negeri lain, tetapi partai-partai ini masih belum menemukan bentuk yang final, yang diharapkan mampu menggantikan peranan partai-partai lama itu. Contohnya, di Spanyol dalam pernyataannya mau mendampingi perwakilan lama itu, ’tanpa revolusi’ katanya, di Ukraina mau bikin ’internet government’.
Semua usaha ini adalah karena sudah muak dengan DPR/ partai lama, dan dalam rangka memanfaatkan perkembangan nyata bentuk baru komunikasi dunia sesama manusia akibat perubahan yang dibikin oleh adanya internet. Karena itu juga semua usaha itu dimaksudkan adalah untuk mewujudkan ’internet democracy’ yang terlihat sudah sangat mungkin dan juga terasa keharusan. Artinya keharusan bikin perubahan daripada menonton dan meneruskan menonton kelakuan DPR/ parpol, yang memuakkan dan sangat merugikan bagi satu negeri, dan juga semakin jelas bagi publik adalah badan penipu rakyat dan jadi parasit besar dalam tubuh satu nation.