Kolom M.u. Ginting: Isis And The Secret
Trump bilang dalam kampanyenya bahwa Obama adalah pendiri ISIS. Ini bisa terlihat jelas dari email Clinton yang tiba-tiba dihapus oleh Clinton setelah ketahuan dan mau diadili, dibocorkan oleh Wikileaks Assange. Di situ, Clinton menyuruh Saudi Arab dan Bahrein untuk memberikan uang kepada ISIS dan para pemberontak Sunni untuk memerangi Shia muslim di Irak dan Siria.
"Jadi, sudah jelas kalau ISIS didirikan oleh Obama," kata Trump.
Pengeruk dan yang panen duit SDA minyak Irak dan Siria bukanlah Clinton atau Obama, tetapi the secret government di belakangnya (finance element) dan orang-orang inilah juga yang sesungguhnya dapat hasil miliaran dolar dari penjarahan minyak kedua negara ini, walaupun yang bikin email adalah Clinton, dan Obama sebagai presiden. Walaupun harus ada catatan tersendiri sekarang dengan kemenangan Trump dalam Pilpres 8 November lalu dan sebagai penentang The Establishment dan PC (political correctness). The Establishment dalam hal ini ialah kekuatan besar yang disebut oleh Presiden Roosevelt di atas. Trump memang bisa ada kemungkinan membuka permulaan sejarah baru AS maupun dunia.