Kolom M.u. Ginting: Jk Dan
Apa yang perlu diingat oleh rakyat Indonesia dan juga pemimpin-pemimpin sejati negeri ini ialah bahwa kita sekarang hidup di era kontradiksi pokok dunia ialah perjuangan antara dua kepentingan; yaitu kepentingan nasional kontra kepentingan internasional neolib yang mau capai 'global hegemony' world power. Sumber: FERIZAL RAMLI'S BLOG [/caption] Munculnya gerakan nasionalisme di Eropah sekarang ini, juga mencerminkan dua kepentingan itu, seperti Brexit. Karena ini adalah kontradiksi pokok dunia, maka semua kontradiksi lainnya akan mengabdi ke kontradiksi besar ini. Kalau ada pertengkaran ’kecil’ soal ekonomi, kita harus menghubungkan dengan kontradiksi pokok itu, kalau tidak begitu, kita akan bingung saja tak bisa menilai apalagi menarik kesimpulan. Kasus ’Pappa minta saham’, Blok Masela, atau teror Thamrin, harus dilihat dari perjuangan dua kepentingan itu, dan memang tak ada perjuangan lainnya yang lebih besar.
”Jantung kekuasaan Jokowi disusupi oleh kelompok neoliberal,” kata pengamat politik Ray Rangkuti. //
Saya katakan 'kecil' karena ini adalah bagian kecil dari kontradiksi pokok tadi.