Kolom M.u. Ginting: Kesucian
Menarik membaca pendapat dan analisa Panglima TNI di merdeka com, yang menyebutkan Australia jadi penyumbang terbesar untuk dana terorisme di Indonesia. Negara atau siapa pun juga memang bisa jadi donator teroris di Indonesia. Persoalan besarnya selalu ialah 'sumber duit' nya itu, dari mana dan dimana bisa ditemukan duit berlimpah untuk membiayai teroris yang relatif biayanya sangat sedikit dibandingkan dengan duit atau sumber duit yang besar itu lebih dulu harus bisa dikuasai.
Atau juga. berapalah biaya demo 411 sekiranya tadi Indonesia berhasil dipecah belah dengan korban banyak dan kekuasaan pindah ke tangan Divide and Conquer seperti di Irak dan Siria, dan dengan begitu nanti lebih bebas lagi menguasai semua SDA Indonesia sumber energi itu? Otomatis tidak ada lagi yang berani buka mulut soal pemberhentian kontrak, apalagi soal nasionalisasi Freeport Papua.