Kolom M.u. Ginting: Lereng
Ketika kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Saud Usman Nasution pada 11 Feb lalu (merdeka.com) menuding 19 Pondok Pesantren termasuk Al Mukmin sebagai penganut ’radikalisme dan terorisme’, yang menurut pimpinan Al Mukmin Wahyudin bahwa tuduhan itu adalah fitnah belaka, dan yang juga telah membikin murid dan oangtua pesantren itu merasa terusik.
Wahyudin juga mengemukakan jika selama ini Ponpes Al Mukmin sangat terbuka dan terlibat secara aktif dalam proses pencerdasan masyarakat khususnya pengetahuan agama Islam. Jamaah Ansharus Syariah (JAS) saat bertemu jajaran Polres Temanggung. Foto: Okezone. [/caption]