Kolom M.u. Ginting: Sewaktu Nenek Moyang Kami Kalian Bunuhi,
Beberapa hari sebelum keberangkatannya ke Laos Summit ASEAN, terjadi ledakan di Davao. Saat itu, Duterte berkunjung ke Davao City, kota dimana Duterte pernah jadi walikota dan terkenal paling aman di seluruh Filiipina. Kota itu aman karena Duterte sudah menghabiskan semua penjahat ketika dia berkuasa di sana. Ledakan yang menewaskan belasan orang di pasar sore Davao itu, dimaksudkan untuk balas dendam terhadap Duterte dari pihak bisnis narkoba atau teroris Abu Sayyaf atas ketegasannya terhadap gembong narkoba dan terorisme. Bisa juga untuk tujuan yang lebih strategis panjang, menggertak Duterte untuk tidak buka mulut terlalu berani di Summit ASEAN di Laos 6-8 September itu.