Kolom M.u. Ginting: Terorisme Dari Masa Ke
Lantas, siapakah gerangan yang punya kepentingan sampai menggunakan orang-orang dari kualitas ini untuk membunuh sebanyak mungkin orang-orang biasa, publik biasa, dan rakyat biasa, dan untuk apa? Apakah hanya bertujuan untuk mengurangi penduduk dunia karena sudah terlalu padat penduduknya, sebagai jalan keluar dari teori Malthus?
Cobalah kita renungkan apa yang sudah disimpulkan oleh Prof. Michael Chossudovsky dari Ottawa University. Dari penyelidikan selama belasan tahun mengikuti terorisme modern itu, dan telah berhasil bikin kesimpulan ilmiah, dari analisanya itu: “The so-called war on terrorism is a front to propagate America ’s global hegemony and create a New World Order. Terrorism is made in USA , The global war on terrorism is a fabrication, a big lie” (lihat di SINI ).
Saya menyebutkan Jokowi karena dia yang pertama pemimpin dunia yang bilang bahwa terorisme tak perlu ditakuti karena tujuan utamanya memang menakut-nakuti. Presiden Perancis Hollande bilang dan bikin sebaliknya, setelah teror Nice malah memperpanjang berlakunya Undang-undang Keadaa Darurat (a state of emergency) di seluruh Perancis. Ini adalah untuk menakut-nakuti rakyat Perancis.