Kolom Telah Purba:
Dalam tulisan impalku Budiman Ginting, berkata-kata alias cengamen (mengigau) adalah suatu tindakan. Namun, alangkah tajamnya mulut orang ketika mengatakan saya ini "kuda" alias kurang dahin dalam bahasa Karo yang dalam dalam bahasa Indonesianya kurang kerjaan. Padahal, orang yang mengatakan saya "kuda" itu sama sekali tidak pernah membuat postingan yang berisi pencerahan. Malahan yang dipostingnya hanyalah soal diri pribadinya saja.
Namun begitu, tindakan cengamen bukanlah hanya dari satu orang seperti saya saja. Masih amat banyak juru cengamen yang bergentayangan di dunia maya ini. Mungkin cengamen ini bisa diklasifikasi oleh para akhlinya nanti.
Saya sebagai insan yang pernah belajar jurnalistik, sangat faham arti komunikasi; baik searah maupun dua arah bahkan selalu mendapatkan feed back sesuai teori komunikasi yang saya pelajari. Berkata-kata atau jika dikhususkan dalam media sosial, akan berubah menjadi tulisan yang bisa berupa opini, laporan langsung alias reportase. Bahkan kadang bisa berupa cerita pendek dan panjang, prosa, essei, humor, bahkan wawancara atau biografi seorang tokoh.