Kolom Telah Purba: Hubungan Khusus Tugu Monas Dengan Kami
Di tengah hingar bingar masalah intoleransi yang berkembang saat ini, kembali saya tuliskan ulang kisah ini agar seluruh masyarakat Indonesia, khususnya dari Suku Karo, tahu dan sadar bahwa kepemilikan Nusantara ini adalah karena perjuangan seluruh lapisan masyarakat yang ada di sini dan bukanlah tanpa pengorbanan. Sudah sangat jelas Kemerdekaan Indonesia ditebus dengan darah, air mata dan nyawa.
Perlu kita ketahui bahwa Pak RO Sembiring ini pada masa dahulu dikenal sebagai nasionalis sejati. Sebagai pengusaha bus terkenal PT Saudaranta yang pernah berkiprah di Jalan Kabanjahe--Medan dan juga Jakarta--Bogor serta bus kota Jakarta pada waktu itu dengan ciri khas warna cat hijau daun. Karo sangat menyukai emas dan pandai emas Karo adalah terbaik di Asia Tenggara. Pemilik toko-toko emas di Sumatra Utara didominasi oleh orang-orang Karo; terutama di Medan, Binjai, Tebingtinggi, Siantar, Sidikalang, Kabanjahe dan Berastagi.[/caption]
Banyaklah terkumpul emas di Tanah Karo.
Emas yang ada di puncak Tugu Monas itu adalah 62 kilogram. Sumbangan terbanyak dari daerah Aceh.
Kami Karo..... Tak pernah menganggu !!!! Salam Mejuah juah !!!