Kolom Usaha B. Barus: Mencampur Pestisida Dan Pemupukan
Asam + Basa >>>> Garam + Air Contoh : HCl + NaOH >>>> NaCl + H2O
1. Hati-hati mencampur pestisida bersifat asam dan basa
Pestisida ternyata tidak selalu boleh saling dicampur. Kalau pestisida yang tidak boleh dicampur itu dipaksa dicampur juga, hasilnya tidak sehebat pestisida asli sebelum dicampur. Daya bunuh masing-masing pestisida menurun, malahan bisa hilang sama sekali. Itu karena terjadi “reaksi” antar bahan aktif dari msing-masing pestisida, sampai terbentuk senyawaan baru yang tidak beracun lagi. Sayangnya, tidak ada petunjuk khusus yang menerangkan, apakah dua pestisida bisa dicampur dalam pemakaian atau tidak. Pada tiap kemasan pestisida, paling hanya tercantum tulisan “Pestisida ini boleh dicampur dengan pestisida lain yang tidak bersifat basa”. Petunjuk itu ternyata masih mengandung tanya. Soalnya, pada tiap kemasan pestisida memang tidak pernah tercantum petunjuk, apakah pestisida itu bersifat basa atau tidak.
Contoh golongan Karbamat : Aldikarb, Metiokarb, Metomil, Propoxur, dan lain-lain.
Contoh golongan Nikotinoid : Tiakloprid, Tiametoksam Insektisida Triazol..
Contoh golongan Pirazol : Fenpiroksimat Akarisida, Fipronil Insektisida Fenil.
4. Hindari air yang keruh sebagai pencampur pestisida
Air yang keruh akan mengurangi daya basmi pestisida tersebut.