Kolom W. Wisnu Aji: Kmp " Bersenggama" Dengan Mafia,
Membangun sistem modern di DPR, seperti yang dirancang Fahri Hamzah dalam tulisannya, tidak bakal terwujud jika KMP masih memanfaatkan DPR dalam upaya tipu muslihat "Hegemoni mayoritas " untuk menekan eksekutif demi bargaining mendapatkan aset-aset negara dengan dalih ancaman stabilitas politik jika tidak diberi. Dalam sistem modern perilaku DPR punya tolok ukurnya tersendiri yang dapat dijadikan parameternya. Parameter DPR yang modern itu harus memenuhi beberapa kriteria diantaranya fungsi pengawasan yang kritis solutif, produktifitas peran-peran legislasi berjalan efektif sesuai kebutuhan aspirasi publik, dan dalam perumusan budgeting lebih mempertimbangkan kebutuhan daerah serta aspirasi publik. Ketika DPR masih dikuasai KMP, maka kriteria-kriteria di atas masih jauh panggang dari api. Publik menganggap KMP secara eksistensi publik sudah tidak ada. Yang ada hanyalah rombongan komunitas Senayan yang sedang melakukan pembusukan terhadap sistem DPR secara massif apalagi ditambah parah setelah terjungkalnya Ketua DPR.
Salam Hormat Kami ; CENTER STUDY REPUBLIC ENLIGHTMENT FOR PROGESSIF MOVEMENT ( CS REFORM ) //