Kolom W. Wisnu Aji: Resonansi Perubahan Ala
Semua gara-gara Ahok, begitulah kira-kira respon mayoritas rakyat Indonesia melihat kondisi Jakarta saat ini. Sejak Ahok ditetapkan sebagai Gubernur DKI menggantikan Jokowi yang terpilih jadi presiden, Ahok seolah menjadi magnet yang luar biasa membuat semua media tertuju padanya; baik yang positif maupun negatif, penuh kontroversi. Resonansi perubahan ala Ahok==Djarot telah menggema dan menggemparkan Jakarta.
Resonansi perubahan ala Ahok--Djarot menggema dan menggemparkan seluruh publik Jakarta bahkan menggaung ke seluruh negeri, karena pola kepemimpinan Ahok yang cenderung kontroversial dan di luar kebiasaan pejabat publik pada umumnya. Sophya Latjuba (kanan) menjadi juru bicara Ahok.[/caption] Resonansi perubahan ala Ahok selalu menjadi sorotan semua pihak; baik publik Jakarta maupun mayoritas rakyat Indonesia. Gaya komunikasi Ahok yang kontroversial serta ceplas ceplos baik yang positif maupun negatif selalu menjadi bahan perbincangan di seantero negeri.
Langkah resonansi Ahok juga menyentuh pada perubahan perilaku birokrasi yang dianggap lambat dan eksklusif penuh sarang korupsi. Ahok berani mengobrak-abrik tatanan birokrasi menjadi lebih responsif, transparan dan akuntabel serta kerja cepat. Bahkan Ahok berani membongkar kebusukan budaya koruptif birokrasi sehingga, ketika ada birokrasi yang menyimpang, langsung ada kebijakan khusus mulai dari mutasi hingga pemecatan tergantung tingkat kesalahannya. Istri Ahok yang selalu berpenampilan sederhana/[/caption]
Butuh sosok kayak Ahok yang tegas tanpa obral janji. Hasil track record dan prestasi kerjanya konkrit dapat dirasakan warga Jakarta secara menyeluruh; baik mulai kebijakan untuk kaum miskin hingga yang kaya. # SalamPencerahan Dipublikasikan oleh: CENTER STUDY REPUBLIC ENLIGHTMENT FOR PROGESIF MOVEMENT (CS REFORM)