Konservasionis
Namun, sejak adanya tayangan kegiatan alam bebas di televisi, muncul berbagai komunitas pecinta wisata alam di berbagai daerah. Kegiatan mereka hanya berwisata ke alam bebas, berfoto selfie, meninggalkan sampah, vandalisme, dan kemudian pulang ke rumah masing-masing. Bukan tayangan tersebut yang salah namun karena adanya sifat mencari jati diri dan tak ingin kalah dari teman sebaya membuat anak muda mengikuti trend tersebut. Oleh karena itu, kita tidak boleh heran dengan banyaknya ekowisata yang rusak. Contohnya adalah kebun bunga di Yogyakarta, pendaki yang hilang, dan pendaki yang tewas. Di era tren seperti ini kita pun menganggap hal tersebut sebagai hal biasa terjadi. Pencinta alam dadakan sama sekali tidak mengerti teknik-teknik pendakian ataupun petualangan alam bebas. Mereka biasanya hanya membawa kamera atau gadget sebagai bawaan utama dan indomie "jika lapar". Konservasi Alay Alay adalah sekelompok manusia dengan pakaian berwarna mencolok dan memadu padankan berbagai warna dalam satu stelan. Jelas jelas tidak berguna dan tidak sedap dipandang mata. Demikian juga dengan konservasionis alay, mereka berdalih kegiatan mereka membawa perubahan yang baik terhadap alam karena dekat dan seolah-olah mencintai alam. Namun, sebenarnya mereka merusak, meninggalkan sampah di mana-mana dan merasa sudah mendaki seven summit .