Makanan Kepunyaan Orang Karo (bagian
Biasa bahannya ayam kampung, selalu ada pada acara adat. Paling kuat rasa dari gulai ini adalah gurih santan ditambah rasa asam cekala yang memperkuat semua paduan bumbu pada kuahnya. Buah honje, daun prei, juga serai geprek yang disimpul membuat wangi masakan ini.
Ketika tercium pasti membuat perut lekas keroncongan dan tidak sabar ingin melahapnya. Kentang rebusnya yang lembut terasa lengkap dimakan dengan nasi. Kuah santan yang menyerap dalam daging ayam dan kentang juga enak dimakan tanpa atau dengan nasi. Lengkuas dan kunyitnya yang telah menjadi sari dalam kuahnya yang kuning menambah semarak rasanya. Cipera
Cipera merupakan masakan khas Karo yang terbuat dari potongan ayam kampung termasuk leher (kerahung ), sayap (kabeng ), kaki (ceker ), hati (ate ), ampela (bilalang ). Dimasak dengan tepung jagung sampai empuk dan berkuah kental. Tepung jagungnya harus dari bulir tua jagung, agar menghasilkan kuah yang kental. Rasanya pedas cuma tidak begitu pedas tergantung selera, pedas yang lembut, ditambah ada sensasi asam sedikit dari bumbu asam cekala/ buah kecombrang.
Masakan yang satu ini biasanya dihidangkan pada acara-acara tertentu saja seperti acara syukuran panen raya. Bahan utama berasal dari rumput di dalam lambung sapi. Rumput ini diperas beberapa kali memakai kain sebagai saringan dan kemudian airnya dimasak untuk dihasilkan kaldu. Sumber foto: www.coklatkita.com[/caption]