Menunggang Kuda Dan Naik Sado Primadona Wisata
Di balik kenikmatan para wisatawan yang menunggang kuda, naik sado ada juga banyak keluhan para wisatawan karena banyak ditemukan kotoran kuda berserakan di jalan raya di sekitar Pasar Buah, Open Stage Mejuah-juah, jalanan kota dan Bukit Gundaling. Pemandangan kotoran kuda ini tentu sangat mengganggu keindahan kota. Perlu sekali ada perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Karo dalam hal ini melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan agar bisa menghimbau para pemilik kuda dan sado bersama-sama menjaga kotoran kuda mereka untuk tidak dibuang sembarangan di jalan raya. // Alangkah baiknya jika kotoran kuda tersebut ditampung dengan suatu alat sedemikian rupa ditempelkan di bawah ekor kuda. Jika sudah penuh bisa dibuang ke tong atau bak yang telah disediakan dan tentunya dapat pula dipergunakan sebagai pupuk lahan pertanian. Kebersihan kota Wisata Berastagi ini dirasakan para wisatawan masih jauh dari yang diharapkan. Selain kotoran kuda yang berserakan dimana-mana, masyarakat pun masih suka membuang sampah sembarangan.