Mtq Medan Dengan Pawai Lintas
Seperti Kecamatan Medan Denai dengan warna Etnis Minangkabau, sedangkan Kecamatan Medan Baru dengan warna Etnis Karo, Etnis Batak dan Etnis Mandailing. Rombongan reog (Jawa)[/caption]
Acara Pembukaan diawali dengan marching band mars MTQ masing-masing kecamatan. Di penghujung pawai, Kecamatan Medan Tuntungan sebagai tuan rumah dengan camat Gelora Kurnia Putra Ginting memberikan kain tenunan Karo (uis ) Beka Buluh dan Uis Nipes kepada Walikota dan Wakil Walikota Medan beserta ibu. Kombinasi India, NIas, Minang dan Melayu[/caption] Pemberian Uis Beka Buluh dan Uis Nipes ini diwakili oleh Perdana Depari. Beliau adalah mantan Lurah Simalingkar B dan juga pernah menjabat Ketua Persadan Sembiring 4 Sada Bapa. Dia didampingin oleh penyanyi tradisional Karo Asemeninta br Tarigan yang merupakan saudari pemusik Karo legendaris Alm. Djasa Tarigan.
Sesaat Pawai Taaruf selesai, Walikota Medan meggunting pita Pembukaan MTQ didampingi oleh wakilnya. Ini kemudian disambut oleh pernanden (ibu-ibu dalam bahasa Karo) dari Kecamatan Medan Tuntungan yang menghampiri dengan pakaian khas Karo. Rombongan tari topeng Karo (Gundala-gundala) diiringi para ibu dengan pakaian khas Karo (rose) saat tiba di depan para pejabat Pemko Medan.[/caption]