Niat Tagih Utang, Pentol Digolok Abang
Ceritanya, malam itu Pentol mendatangi kediaman LO di Gg. Lestari, tidak jauh dari kediamannya. Dia berniat menagih hutang sebesar Rp 1.200.000 yang dipinjam sebulan lalu. Karena belum memiliki uang, LO meminta kepada Pentol agar bersabar. Lantaran janji yang diucapkan LO tidak pernah ditepati, Pentol jadi naik darah. Pentol lantas memaki LO dengan mengatai yang bukan-bukan. Korban Pentol saat buat laporan di Polsek Delitua.[/caption] Mendengar caci maki Pentol, jelas saja LO jadi berang. Ia kemudian pergi ke dapur lalu mengambil sebilah golok. Awalnya, LO hanya memukul Pentol dengan menggunakan gagang golok. Namun karena Pentol membuat perlawanan, LO lalu mengarahkan mata golok ke arah korban. Takut mati konyol, Pentol berupaya melarikan diri. Namun, saat pentol berlari, kepala bagian belakangnya tersabet oleh golok LO. Seketika darah segar bercucuran.