Novel: Kabar Dari
Penulis bernama lengkap Robert Sinuhaji SE. Dia lahir di Medan 19 Juli 1964. Robert adalah Alumnus Fakultas Ekonomi UI dan pernah bekerja sebagai wartawan di Kelompok Kompas Gramedia (1994-1996).
Robert juga adalah seorang Alumnus Japan International Cooperation Agency, Kepala Biro Theologia dan Litbang Moderamen GBKP (2005-2010) serta sebagai Direktur di beberapa usaha dan aktif menulis artikel, cerpen, dan puisi di bebagai media massa. Beliau sudah menikah, dan saat ini dikaruniai 2 orang putri. Mereka tinggal di Berastagi (Kabupaten Karo) dan Seribudolok (Kabupaten Simalungun).
Kali ini, kita membahas 1 karya dari beberapa karya hebat yang sudah beliau ciptakan.
Dalam buku ini, diceritakan tentang Sinuhaji atau disapa Aji. Aji adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Kedua orangtuanya sudah lama merantau ke Jakarta. Saat itu, Aji sedang libur kuliah dan dia memilih menikmati liburannya di kampung halaman, yaitu Dataran Tinggi Karo.
Aji anak yang berbakat di dalam hal seni. Dia suka menulis, membuat puisi dan pandai bermain gitar mengiringi lantunan lagu.
Kabar dari Gunung menceritakan tentang bagaimana serunya kisah pengalaman Aji saat ada di Tanah Karo. Bagaimana Aji ada dalam kejadian ketika Gunung Sinabung berdetum mengagetkan semua warga sekitaran gunung itu.
Suasana resah dan kalut menyelimuti.
Ada sedikit cerita tentang gadis kecil yang memilukan hati akibat dari letusan Gunung Sinabung.
Membaca buku ini seakan membuat kita ada di dalam kondisi itu, rasa peluh dan takut, sedih serta keresahan bercampur aduk.
Selain cerita yang menggentarkan dari Sinabung, di dalamnya ada kisah cinta 2 sejoli.
Aji yang statusnya mahasiswa di Universitas Indonesia ini dalam kelutnya Sinabung bertemu dengan seorang wanita bermata seteduh danau. Pertemuan demi pertemuan, berteman sebagai relawan di jambur pengungsian akhirnya membuat mereka saling mengenal saling tertarik.
Tumbuh rasa cinta diantara mereka sampai akhirnya saling mengikat janji untuk bisa saling memiliki nantinya.
Tak terasa waktu liburan telah berakhir, Aji harus pulang ke Jakarta dan segera menyelesaikan skripsinya dan nantinya kembali ke Tanah Karo mewujudkan mimpi serta menepati janji dengan wanita singumban nande idamannya itu.
Sekembalinya ke ibu kota, ternyata Aji dijodohkan dengan impalnya yang sudah menjadi dokter. Mulai sedikit ada keresahan di hati Aji. Terlebih Aji adalah anak yang turut dan mendengar apa kata orangtua. Wanita yang dijodohkan dengannya termasuk wanita cantik dan berpendidikan. Namun dengan segala harapan dan rasa cinta yang besar Aji tetap berusaha meyakinkan orangtuannya untuk kembali pulang ke Taneh Karo Simalem. Karena, bukan hanya jatuh cinta dengan putri Karo, tapi memang Aji juga sangat cinta dengan Tanah Karo. Besar harapan mewujudkan mimpi dan cita-citanya di daerah sejuk itu.
Aji sampai di Tanah Karo, apa yang dicari tak kunjung ketemu.