Petani Mengeluh Harga Jeruk
RIKWAN SINULINGGA. PEMATANGAN SILIMA HUTA. Para petani jeruk di Taneh Karo dan Simalungun kembali merugi akibat harga jual jeruk anjlok . Harga jeruk di tingkat petani hanya Rp. 5 - 6 ribu/kg. Kondisi ini mengakibatkan kebanyakan petani masih terus menahan jeruknya atau belum menjual jeruknya sementara waktu. Hitung-hitung biaya perawatan jeruk dari masa berbunga sampai siap panen rata-rata Rp 6 ribu/ kg. Ratusan ton jeruk yang sudah siap panen masih bertengger di pohonnya. Namun dengan membiarkan buah yang sudah seharusnya dipanen sangat beresiko menambah kerugian petani. Diantaranya, buah kadaluwarsa (buah berjatuhan dan membusuk), biaya perawatan extra harus ditambah, lalat buah semakin banyak. Lagipula, jika terlalu lama buah ditahan di pohon jeruk, bisa dilanda stress untuk musim berikutnya. Di samping itu, di saat kondisi kemarau seperti saat ini, hujan pertama cenderung ada hujan es (baho ) yang bisa merontokkan semua buah yang telah matang.