Puisi: Uis (kain Tenunan
Budaya ·
Oleh: Edi Sembiring (Jakarta) Agamawan: membangun pagar Seniman: membongkar dan mencoba "memasangnya" kembali Pemangku adat : menjaga pagar agar tetap ada yang namanya pagar Ia akan sabar menanti Sampai pagar itu tersusun kembali Walau bentuknya berbeda Karena pagar adalah pagar Bukan penjara Kalau kita mau cari kesalahan Mungkin akan kita salahkan Sibayak Suka Yang membawa Beka Buluh dari Aceh Dan, Uis Nipes pun kita kenal dari Aceh Begitu juga Uis Padang Rusak (Parang Rusa) Tak ada warna-warna cerah milik orang Karo siadi Tapi kita menyukainya Lalu reproduksi terjadi //