Rindu Anak, Beru Tarigan Ditayapi
Informasi diperoleh, kekerasan yang dialami oleh Sri terjadi terjadi di kediaman S, Perumahan Milala Tengah, Kelurahan Lau Cih (Medan Tuntungan) . Sri ingin memenuhi rasa rindunya kepada 2 anak yang dulu keluar dari rahimnya. Dia sudah lama tidak bertemu dengan kedua anaknya itu, sejak dia dan suaminya S pisah ranjang meski belum cerai. Sebenarnya, awal keretakan rumah tangga ini dipicu masalah sepele. S memiliki sipat cemburu dan kerab mendatangkan situasi tidak nyaman di dalam rumah tangga. Bahkan, Sri kerab mendapat siksaan dari S, meski kecemburuanya itu tidak pernah terbukti. "Dia itu cemburuan, bang. Makanya kami sering gaduh. Karena sifatnya itulah makanya aku sering dipukuli," kata Sri.