Segera Terbit: Kerajaan Urung
Urung Senembah merupakan salah satu negeri/ kerajaan Suku Karo yang didirikan oleh merga Karo-karo Barus, bercorak Islam, di Pesisir Timur Sumatera bagian Utara. Di kemudian hari, setelah penaklukan Imperium Aceh terhadap Haru (Karo), Urung Senembah kemudian dimasukkan ke dalam wilayah Deli (1632) sebelumnya merupakan wakil Aceh di Haru.
Dalam sejarah Indonesia, keberadaan Urung Senembah juga menorehkan banyak kisah yang mungkin masih banyak diantara kita kurang tahu. Untuk itu, berikut penulis kutip sedikit dari tulisan seorang Antroplog Juara R. Ginting tentang, Urung Senembah dalam Sejarah Indonesia Modern. Sejarah Indonesia mencatat bahwa perkembangan baru di Pantai Timur Sumatra diawali oleh perkebunan tembakau di Labuhan Deli (sekarang Medan Labuhan), tak jauh dari kediaman Sultan Deli yang lama (sebelum ada Istana Maimoon) yang dimulai oleh Nienhuys dan Jansen (1862). Tapi, jarang sekali orang memperhatikan secara mejelimet bahwa kemajuan pesat dari Tembakau Deli adalah sejak Jansen (dan putranya) memulai perkebunan di wilayah Urung Senembah.
Benar yang ditulis oleh Anthony Reid. Sejak masuknya paham sosialis/ nasionalis, banyak pemuda/i asal Karo yang sekolah. Mengalahkan gerakan zending kala itu." Untuk itulah kemudian sejarah mengenai Urung Senembah ini dianggap layak dan perlu untuk diangkat dalam sebuah buku, yakni Sejarah Urung Senembah Berawal dari diskusi singkat via inbox dengan impal Jebta Bastanta Sitepu beberapa bulan yang lalu mengenai Urung Senambah yang kemudian ditingkatkan ke diskusi yang lebih luas dengan beberapa antropolog dan pemerhati Karo. Kemudian berlanjut ke media yang lebih luas di grup facebook Jamburta Merga Silima (JMS) yang akhirnya menerbitkan beberapa berita dan artikel mengenai Senembah baik di SoraSirulo.Com maupun di media lainnya. Itulah awal dari semua.