Sirulo Tv: Memasuki Perpustakaan Universitas — Sorasirulo
Sorasirulo

Sirulo Tv: Memasuki Perpustakaan Universitas

ITA APULINA TARIGAN. LEIDEN. Awalnya, Sora Sirulo berniat mengunjungi KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) Leiden Universiteit. Mengapa KITLV? KITLV adalah sebuah institut yang mempelajari tentang Asia Tenggara dan Karibia, sehingga lembaga ini sangat terkenal dengan koleksi-koleksi manuscript dan dokumen dari seantero Nusantara. Tetapi kemudian, kami mendapat kabar dari Dr. Clara Brakel, jika KITLV kini perlahan-lahan sudah bergabung dengan UB (Universiteit Bibliotheek), Perpustakaan Universitas Leiden.

Jadilah kami berkunjung ke UB Leiden , setelah sebelumnnya membuat janji dengan kurator South & Southeast Asian manuscripts and printed works, Dr. Doris Jedamski. Kami tiba di Witte Singel 27 dan disambut Dr. Jedamski di lobi perpustakaan.

Setelah berbincang dan dia menjelaskan gambaran umum gedung UB, kamipun dibawa ke lantai atas, berhenti di sebuah lantai yang sedang direnovasi. Menurut Jedamski, lantai itu akan digunakan untuk ruang perpustakaan khusus koleksi Asia Tenggara. Lalu kami menuju ruang pertemuan, dan Dr. Jedamski melakukan presentasi tentang sejarah UB Leiden dan juga koleksi serta program-program yang mereka miliki. Salah satu yang menarik tentang presentasi Dr. Jedamski adalah, mula berdirinya UB Leiden di tahun 1575.

UB Leiden didorong berdiri oleh William of Orange, yang pada masa itu menekankan pentingnya universitas, seiring dengan masa reformasi yaitu peralihan agama Belanda dari Katolik menjadi Protestan. Setelah Universitas Leiden berdiri, orang-orang Belanda suka mengistilahkan bahwa Universitas Leiden adalah salah satu buah reformasi, maka seketika William of Orange merasa perpustakaan adalah sesuatu yang penting untuk mendukung kemajuan universitas.

Titik penting lainnya perkembangan dari perpustakaan ini adalah seorang sejarawan, Josephus Justus Scaliger, yang menyampaikan pandangan bahwa sejarah bukan hanya tentang Yunani dan orang Romawi, tetapi lebih daripada itu.