Surat Di Waktu
Ladang kami, tidak berada di satu tempat. Ada beberapa lokasi, sehingga membuat saya dan adik-adik terkadang susah memastikan kami harus ke mana. Saat itu, belum ada HP. Alternatifnya, hanyalah membuat surat sederhana di secarik kertas. Biasanya, tempatnya sudah ditentukan. Surat itu akan diselipkan di depan pintu rumah untuk mempermudah kami mendapatkannya. Surat yang biasa saya dapat mengatakan dimana orangtua saya menyimpan masakan, mengarahkan kami untuk datang ke ladang yang mana serta selalu mengatakan pekerjaan apa di ladang supaya kami tahu mempersiapkan peralatan yang akan dibawa. Pesan lain yang tak pernah ketinggalan, yaitu nasehat supaya saya tidak berkelahi dengan adik saya.
Terima kasih ibu/ bapak yang sudah setia mengajari dan menuntun kami anak - anakmu.