Tentang Kata
Sering di puncaknya ada ayam yang mirip sekali dengan MANUK SANGKEPI atau MANUK RATUR di Suku Karo atau juga MANUK NA BINATUR di Suku Simalungun bersama beberapa telur ayam rebus (di Karo hanya satu telurnya). Di nasi kuning itu dipacakkan pula beberapa bendera yang terbuat dari kertas (Lihat foto). Tempat nasi itu dihidangkan disebut BALE. Terbuat dari papan/ kayu, berbentuk segi empat dan bertingkat-tingkat. Secara umum, PULUT BALE 'menghadirkan dalam bentuknya terkini' (to represent ) sebuah kesuburan sebagaimana terkandung dalam kesuburan seekor induk ayam. Perhatian utama saya dalam membahas pulut bale ini adalah terpusat pada kata BALE. Kata ini mengacu pada wadah tempat nasi pulut kuning itu dihidangkan. Bentuknya segi empat dan bertingkat-tingkat. Kadang diletakkan di sebuah alas yang dibentuk mirip kapal/ perahu sehingga BALE ini merepresentasekan galangan kapal.