Terowongan Kuta Tualah,
Lokasi mulut terowongan ini persis di dekat aliran Sungai Lau Tani (Lau Petani), tak jauh dari jembatan Titi Pamah. tidak jauh pula dari situ ada lokasi lokasi pembangunan perumahan milik Martin Sitepu (60) (10 km dari simpang empat Desa Batu Penjemuren ke arah Delitua). Martin sitepu selaku pemilik lahan menuturkan kepada Sora Sirulo, terowongan ini sudah lama keberadaannya, namun baru sekarang dibersihkan dan dirawat.
Lebih lanjut Sitepu mengatakan, warga sekitar percaya terowongan ini adalah pintu masuk ke alam ghaib dan, di bagian dalam, terowongan ini sangat luas. "Hanya pintu terowongan ini aja yang kecil. Kata banyak guru (dukun Karo, red.) di dalamnya sangat luas dan tidak memiliki ujung," sambungnya. Pantauan Sora Sirulo, terowongan ini berdiameter 50 x 50 cm. Di samping terowongan yang satu ini, ada terowongan-terowongan kecil lainnya berdiameter 10-20 Cm yang menurut Pak Sitepu adalah anak dari terowongan utama. "Yang kecil ini anak-anaknya," terangnya.
Ada juga beberapa mata air alami siap minum di samping terowongan ini. Jenis tanah di sekitar terowongan adalah berupa tanah kuning, batuan kapur dan beberapa unsur tanah keras lainnya. Tampak juga beberapa sesajen dan dupa yang ditaruh di depan mulut terowongan. // //