Warga Relokasi Siosar Bakerah Panen Kentang
Hasil investigasi wartawan , 2 warga Desa Bakerah telah memanen kentang rata-rata mendapat hasil 8 – 8,5 Ton dari lahan sewaan seluas 0,5 Ha. Keduanya adalah masing-masing Nande Sarianna beru Karo (50) dan Berdi Sembiring (35) . Sementara ini, harga komoditi kentang Rp 6.000/ Kg bila dijual ke penampung yang langsung datang ke lahan mereka. Kepala BPBD Kabupaten Karo Ir. Matius Sembiring bersama Kadis Pertabun Karo Murta Ginting SP meyaksikan warga melakukan panen perdana tanaman kentang di Siosar.[/caption] “Kami sangat berterimakasih terhadap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang telah memfasilitasi kami untuk mengelola lahan sewaan hingga membuahkan hasil yang dapat memperbaiki kondisi ekonomi kami yang saat ini sangat lemah. Dari hasil tanaman ini, kami mendapat uang Rp 48.000.000 - Rp 50.000.000. Baru inilah kami memegang uang bernilai puluhan juta,” ujar kedua warga.
Plt. Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo Munarta Ginting SP menduga hasil panen yang dikategori memuaskan sehubungan dengan pasca awal penanaman komoditi bibit hingga tibanya masa panen curah hujan sedikit sekali. Hal ini dikatakannya saat meninjau langsung panen perdana tanaman kentang warga pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di lahan relokasi Siosar. Hasil panen kentang langsung ditampung di tempat oleh pedagang.[/caption] Munarta juga menjelaskan bahwa bibit komoditi kentang pilihan jenis G-4 beserta pupuk dan obat-obatan bersumber dari APBD Karo TA 2015. Walaupun fasilitas pertanian bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan APBD Karo, semuanya tidak dikembalikan lagi ke Pemerintah malahan fasilitas berupa traktor akan diberikan kepada petani berbentuk pinjam pakai.