Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Disayat Singapura, Halimah Minoritas Muslim
Indonesia memang masih banyak orang bodoh seperti kata Armando. Di sini kebaikan menjadi langka, dan keburukan habis dipuja. Saat Ahok dengan cucuran darahnya ingin membangun Jakarta seperti Singapura, ia malah dinistakan dengan memakai isu agama. Dan, ketika Ahok sukses dijegal, para otak dungu dengan logika onta tertawa, berpesta, bersorak dengan kemenangan semu. Mereka lupa bahwa ke depannya, Jakarta kembali menjadi hutan rimba belantara yang akan diperebutkan oleh manusia hina berpenampilan munafik.
Tetapi, saya dan mungkin anda juga, tak rela berotak dungu dan ikut-ikutan bertololria. Kita masih waras dan masih punya harapan kepada seorang manusia langka yang disayat Singapura lewat penunjukkan Halimah sebagai Presiden kemarin. Ia adalah manusia hebat yang berasal dari pinggiran, berpenampilan ndeso tetapi berotak cemerlang. Ia menggemparkan Indonesia ketika jutaan sertifikat tanah berhasil dibagikannya. Ia menembus hutan belantara dengan membangun jalan ribuan kilometer. Ia mengajari rakyatnya bekerja siang malam lewat blusukannya yang mengguncang dunia.