Kolom Asaaro Lahagu: Ketika Tuhan Sendiri Hajar Lawan-lawan
Publik ingin Ahok seperti dirinya yang dulu. Publik menginginkan mulut Ahok yang terus bersuara lantang menelanjangi orang-orang yang munafik berbaju agama, bertopeng muka bak malaikat. Sudah terlalu banyak orang di negeri ini yang hidup berpura-pura mengatasnamakan rakyat, berjuang untuk kesejahteraan rakyat. Setelah tertangkap KPK malah merasa dizalimi dan dada di televisi. Mereka-mereka inilah yang perlu disemprot oleh mulut Ahok.
Mulut Ahok yang dulu itu memang luar biasa. Saking comberannya, Tuhan sendiri menguji mulut Ahok itu. Ia menguji mulut Ahok di bara api agar semakin murni. Ia membiarkan Ahok menyerempet Surat Al-Maidah untuk menguak kebenaran ayat itu. Jutaan orang pun mendemonya. Lalu Ahok menjadi tersangka. Ahok terkapar selamanya? Tidak. Ahok bertahan, tahan uji, tahan banting dan terus berseru kepada-Nya.
Tuhan tahu sampai dimana kekuatan Ahok, hambanya. Tuhan pada akhirnya menghajar lawan-lawannya yang munafik dan berniat jahat kepadanya. Ahmad Dhani yang begitu gigih menentang Ahok, kini juga menjadi tersangka. Bintang Ahmad Dhani pun pudar. Ratna Sarumpaet yang berbusa-busa mulutnya menentang Ahok, kini juga tersangka dan lidahnya kini menjadi kelu.