Kolom Bastanta P. Sembiring: Indonesia, Rumah Segala
Atau mungkin kurang yakin kalau hanya merujuk pada tradisi. Mari kita jenguk sejenak soal DNA yang membentuk masyarakat Suku Karo, dan juga sebagai perbandingan DNA Suku Batak (Toba), Nias, dan Mentawai (silahkan juga bandingkan dengan DNA suku lainnya). Keempat suku ini adalah kita katakan suku asli Nusantara, tetapi lihat DNA yang membentuk suku-suku tersebut. Karo, Toba, Nias, dan Mentawai Y-DNA Haplogroups (sumber: http://forgottenmotherland.com/)[/caption]
Pada Karo Y-DNA Haplogroups terdapat 19.15% O-M95, 19.05% R-M173, 19.05% C-RPS4Y*, dan 42.85% O-M119. Selanjutnya mari kita lihat Toba Y-DNA Haplogroups yang memuat 27% R-M124, 13.51% K-M526*, 56.76 O-P201*, 13.51% O-M95*, 10.81% O-M110, 2.7% O-P203, sedangkan untuk Nias Y-DNA Haplogoups memuat 86.67% O-P203 dan 13.33% O-M110, untuk Mentawai Y-DNA Haplogroups ada 56.76% O-M119*, 28.38% O-P203, 1.35% O-M110, dan 13.51% C-RPS4Y*. Untuk mengetahui persebaran manusia ber-DNA tersebut yang terkandung dalam keempat suku di atas, dapat dilihat Mapping Human Genetic Diversity in Asia berikut di bawah ini. Mapping Human Genetic Diversity in Asia (sumber: http://science.sciencemag.org/ )[/caption]