Kolom Eko Kuntadhi: Anak
"Stttt, jangan berisik. Aku sedang mengerami," kata Bambang Kusnadi pagi itu.
Langit masih gelap. Sisa suara di masjid masih terdengar.
"Kamu jadi ayam sekarang?" tanyaku penasaran.
"Sampai kapan kamu duduk di situ, Mbang?"
"Apa mas tidak belajar biologi? 21 hari cukup. Ini hari ke 16, tinggal 5 hari lagi."
"Aku kangen makan opor ayam. Mas mau?"
Lalu kami makan berdua. Opor ayam yang lezat, meski kurang pas untuk sarapan.