Kolom Eko Kuntadhi: Terimakasih Bapak, Desa Amdui Kini Seperti
“Semoga sebentar lagi seluruh wilayah Indonesia sudah bisa terang,” ujarnya waktu itu. Sambutan warga Desa Amdui (Foto: Muhammad Iqbal/ Kumparan )[/caption]
Lain lagi dengan yang dikisahkan Willem, penduduk asli desa Amdui.
“Saya baru liat lampu listrik sekarang,” ujarnya.
“Biasanya saya baru bisa melihat lampu kalau ke Sorong,” ujarnya lagi.
"Biasanya kami memakai pelita," ujar Crhristina Olla, penduduk asli.
"Dulu kalau malam di sini gelap. Segelap kulit kami," candanya.
Saya tertawa mendengar celotehannya. Pertemuan di Balai Desa Amdui (Foto: Muhammad Iqbal/ Kumparan )[/caption]
"Kalau tidak ada minyak, kami seperti hidup di gua. Gelap sekali," cetusnya.
"Terimakasih Bapak. Desa Amdui kini sudah seperti Jawa. Sudah terang semua sekarang,” ujar Willem.