Beranda / Kolom Ganggas Yusmoro: Aparat Akan Menindak Tegas Pengerahan Massa Kolom Ganggas Yusmoro: Aparat Akan Menindak Tegas Pengerahan Massa Berita terkini Hukum Kolom · 18 April 2017 Negara tidak boleh kalah. Negara memang seharusnya melindungi semua warganya. Apapun itu, gerakan sekecil apapun itu, yang berindikasi terjadinya gesekan-gesekan di masyarakat, negara tentu harus turun tangan demi terciptanya rasa aman di semua elemen masyarakat. Apapun dalihnya, apapun alasannya, Tamasya Alamidah tentu akan ada dampaknya. Meski pihak penanggung jawab Tamsya memberi Jaminan tidak ak an berbuat neko-neko, namun tentu saja akan mengganggu psikologi pemilih. Sangat menganggu !!!!! Coba mari kita renungkan bersama. Sejak awal di benak para peserta Tamsya telah berisi tentang ketidakpercayaan terhadap penyelenggara Pilkada DKI. Di dalam isi kepalanya sudah ada rasa curiga. Sedangkan penyelenggara Pemilu adalah KPU. Pengewajawantahan pemerintah. Ini yang pertama. Yang ke dua, jelas dengan adanya pengerahan massa dari Paslon tertentu, tentu saja ada maksud-maksud tertentu. Apa mau dipungkiri? Atau mau percaya seperti yang mereka bilang? "Kami hanya tamasya. Mau jalan-jalan sekalian melihat-lihat Pilkada DKI agar tidak terjadi kecurangan." Duuhh... kalimat naif yang diucapkan oleh manusia-manusia yang tidak mau bercermin. Bahwa dengan grudak-gruduknya, dengan gerombolan di setiap TPS adalah sesuatu hal yang curang sekaligus membuat ketakutan. INTIMIDATIF!! Jika aparat menurunkan personel hingga sekitar 64 ribu dan akan menindak tegas pengerahan massa atau siapapun yang akan mengganggu Plikada secara fisik maupun psikis, tentu patut diacungi jempol. Anu, pak... Jika mereka teriak-teriak, itu barangkali mereka masih lapar. Bisa jadi nasi bungkus karet kuning isi sayur nangka sama sambel teri masih belum cukup. Minta nambah telur rebus kaleeee ..... (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true }); Iklan