Kolom Ganggas Yusmoro: Isu Ketika Jakarta Akan Seperti
Mereka bagai Jaelangkung pada menggeleng. Modiaaaarrrr.. terpaksa deh saya harus memasang muka serius. Harus menjelaskan secara rinci. Harus memberi pengertian pada mereka yang belum pernah keluyuran tetangga deket yang negaranya sebesar asbak, namun membuat warga DKI seperti melihat hantu gara-gara isu gak jelas. "Gini, lho, Singapura kenapa bisa maju pesat? Kenapa Negri yang sak Upil itu bisa begitu menakutkan bahkan berpengaruh secara mikro dalam kapasitasnya di Asia Tenggara juga secara makro di seluruh muka bumi ini?" saya terdiam sejenak.
Semua mata memandang dengan serius.
"Jika sampeyan ke Singapura, sampeyan semua akan dibuat geleng-geleng kepala dengan kedisplinan mereka. Disiplin dalam hal apapun juga. Mulai dari lalu lintas. Jam masuk kantor, atau jam masuk sekolah. Di sana tidak ada orang yang sak penak udele motong atau nyalip dari arah yang ngawur. Di sana tidak ada emak-emak yang lampu seignnya (lampu tangan) ke kiri tapi beloknya ke kanan. Tidak ada juga para geng motor yang memacu motornya dengan suara knalpot meraung raung. Jalan-jalan tertata rapi. Hukum ditegakkan dengan tidak pandang bulu. Suasana kota tertata rapi, Indah dan asri," tuturku.
Mereka semua mengangguk-angguk. Sebagian malah beringsut-ingsut mendekat.