Kolom Ganggas Yusmoro: Jika Dulu Hayam Wuruk Ada Gajah
Meski pemberontakan juga terjadi, namun oleh Sang Mahapatih berhasil diredam. Berhasil ditumpas.
Dicarinya pembantu-pembantu untuk mewujutkan hal itu.
Ketika ada seorang yang berprestasi di bidang minyak dan gas bumi yang malah bekerja untuk Amerika, seorang Archandra yang berdarah Minang juga merasa terpanggil. Nasionalisme adalah segalanya. Apakah para pembantu yang hebat-hebat itu juga diapresiasi? Hanya rakyat yang waraslah mengerti akan hal ini. Selebihnya hanya bisa merongrong dan menggonggong. Dan itu dari pasukan yang selama ini mengaku Macan Asia. Macan Asia yang songong dan ompong. Yang tuannya Fadli Zonk.