Beranda / Kolom Ganggas Yusmoro: Tamasya Almaidah, Partisipasi Atau Intimidasi Kolom Ganggas Yusmoro: Tamasya Almaidah, Partisipasi Atau Intimidasi Berita terkini Kolom · 17 April 2017 Gak kebayang ketika di sebuah TPS ujug-ujug ada gerombolan "ORANG ASING" yang tentu saja asing tiba-tiba ada di sekitar TPS. Gak Kebayang juga tiba-tiba hanya untuk Pesta Demokrasi saja harus diPELOTOTI oleh orang asing yang semoga tidak aneh-aneh. Tentu, ketika ada gerombolan orang yang lebih dari 5 atau 10 orang, apakah bisa dijamin gerombolan tersebut hanya melihat-lihat dan duduk manis? Apakah para ORANG ASING itu ada jaminan tidak melakukan ujaran-ujaran untuk menggiring agar seseorang pemilih terganggu? Dari info yang patut dipercaya, dalam Putaran Pertama saja ada ujaran-ujaran agar pemilih digiring untuk memilih Paslon tertentu. Dan, ujaran itu cenderung intimidatif. Cenderung agak "keras" dengan berbagai macam cara. Ini yang patut diwaspadai bersama. Ini yang patut menjadi perhatian. Bahwa tentu rasanya sangat MUSYKIL dan aneh jika mereka hanya mempunyai agenda TAMASYA. Yang hanya kluntrang kluntrung melihat-lihat sambil menikmati suasana Pilkada DKI. Pilkada yang tentu saja aroma dan rasanya sama dengan Pilkada-pilkada yang ada di seluruh negeri ini. Coba kita perhatikan. Judulnya saja TENDENSIUS. Ada kata Almaidah. Sebuah kata yang membuat negeri ini geger. Sebuah kata yang membuat banyak orang "terbuai". Apakah bisa dipercaya kalau Tamasya tersebut murni hanya untuk hapy-happy? Hanya untuk membuat pikiran fresh? Namun begitu, apapun itu, setiap Warga Negara boleh dan mempunyai hak untuk bersikap. Akan tetapi, Tamasya Almaidah apakah sebuah partisipasi atau malah Intimidasi? Aaahhh.... Pilkada DKI, Pilkada DKI ... Banyak orang yang jadi lucu dibuatnya. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true }); Iklan