Kolom Ita Apulina Tarigan: Dalam Kopi Kita
Kadang saya jawab: "Kopinya udah tak coba, enak koq disiram air panas aja." Dia cuma geleng-geleng.
Tadi, sebelum yoga saya mampir ngopi lagi. Dia masih bertanya: "Udah beli, Kak?"
"Belum, belum sempat," kataku.
Dia berlalu. Terus, tiba-tiba kembali dengan kantong kertas.
"Ini buat kakak. Kemarin saya lewat situ, sekalian tak belikan," katanya.