Kolom M.u. Ginting: As Kenjahe Rusia Kenjulu, China Menyusuri
Terpilihnya Trump sebagai presiden nasionalist negara adi daya AS, dan nasionalis Jokowi di Indonesia, pembangkangan presiden nasionalis Duterte terhadap 'penjaga hak azasi manusia' dengan menghabisi riwayat narkoba (salah satu alat besar neolib, selain korupsi dan terorisme) di Filipina, dan oleh adanya Putin sebagai penjaga kepentingan nasional Rusia, menjadi faktor-faktor dasar pertama di dunia dalam mengakhiri riwayat world hegemony neolib internasional. Ini termasuk di dalamnya para bankir dan rentenir internasional itu. Putin, walaupun masih ada 'sifat lamanya' peninggalan tradisi kediktatoran komunis dulu, tetapi dia bukan lagi komunis, melainkan nasionalis.