Kolom M.u. Ginting: Changing The World Through
Karena itu, setiap persoalan adalah KONTRADIKSI.
Persoalan yang bersifat internasional pada umumnya erat kaitannya dengan KONTRADIKSI POKOK INTERNASIONAL/ DUNIA pada saat/ periode tertentu. Contohnya, ketika kudeta menjatuhkan Soekarno pada tahun 1965 tergambar kepentingan 2 kekuatan dunia ketika itu; Barat dan Timur.
Mengapa begitu? Mengapa orang-orang globalist neolib ini mau menjatuhkan Trump?
Sekarang, karena kontradiksi pokok itu adalah antara kepentingan nasional bangsa-bangsa dunia kontra kepentingan internasional neolib/ globalist, maka yang berkepentingan menggantikan atau menjatuhkan nasionalis Jokowi sudah tentu adalah orang-orang globalis neolib internasional itu. Kepentingannya bertentangan dengan kepentingan nasional semua nation dunia yang mengutamakan kepentingan nasionalnya. Sama halnya dengan kepentingan menjatuhkan atau menggantikan presiden Trump di AS, yang sekarang sudah terlihat jelas. Trump berulang-ulang menyatakan kepentingan nasional AS, 'America First', 'make America great again' dsb, semua ini tercantum juga dalam pidato pertamanya ketika pelantikannya.