Kolom M.u. Ginting: Kepentingan
Trump sebagai seorang nasionalist tentu mengerti bahwa TPP dan perjannjían-perjanjian dagang lainnya adalah buatan neolib deep state, gerombolan yang sudah puluhan tahun merugikan kepentingan nasional AS, yang menghijrahkan fabrik-fabrik penting keluar negeri sehingga bikin banyak pengangguran besar-besaran di AS. Dan, yang sekarang, gerombolan ini jugalah yang sedang giat-giatnya mau menjatuhkan Trump dari kursi kepresidenannya.
Menlu Retno menekankan kepentingan bilateral antara Indonesia dan Vietnam, tidak tergantung siapa kepala negaranya atau perwakilannya. Begitu juga dalam rangka kedatangan Presiden RI ke KTT APEC ( Asia-Pacific Economic Cooperation) yang akan diadakan di Vietnam bulan November nanti . Menarik juga nanti mengikuti KTT APEC ini, punya anggota 21 negara, termasuk AS. Menariknya adalah karena Trump anti globalist yang selalu menekankan pembicaraan bilateral daripada lewat badan-badan perdagangan internasional seperti TPP buatan neolib Obama yang Trump langsung kentuti begitu dia masuk Gedung Putih.