Kolom M.u. Ginting: Pelajaran Menghadapi
Dia melanjutkan: "Dalam penampilan mereka di muka publik, para pemimpin gerakan diharuskan mengklaim bahwa mereka selamanya terluka oleh ucapan Ahok. Tapi salah satu dari mereka, dengan senyum simpul, mengakui bahwa secara strategis pernyataan Ahok itu mereka terima dengan senang hati, karena ia memungkinkan FPI dan para sponsornya menggeser perimbangan kekuasaan di Indonesia, melesatkan reputasi mereka dari preman jalanan menjadi pakar agama." ( Lengkapnnya lihat di SINI ).
Dalam Pilpres DKI dimanfaatkan 'berkah' dari lidah Ahok yang 'keseleo'.
Secara pribadi Ahok sendiri bikin 3 pelajaran dari pengalamannya di Pilgub:
"Pelajaran pertama ya jangan ngomong sembarangan. Ke dua, pejabat publik enggak boleh umbar di depan umum. Ke tiga, nasihat Abang masih didengerin ," Ahok melanjutkan, seraya tertawa. Abang maksudnya ialah Surya Paloh. lihat di SINI .