Kolom M.u. Ginting: Penghargaan Kepada Mahasiswa Universitas Medan
Semboyan di Sumut yang sudah terkenal dalam berbagai bahasa ‘pesikap kuta kemulihenta ’ (Karo) yang artinya perbaiki dan bangun kampung halaman kita, sangat sesuai dengan pembangunan ‘dari pinggir’ itu. IMKA Arih Ersada bersama Karang Taruna bergotong royong membersihkan desa, bangun plank nama jalan dan gapura Selamat Datang di Desa Gungung Meriah.
Dari kegiatan ini terlihat cita-cita anak-anak muda mahasiwa IMKA mengembangkan turisme di daerah Karo dan Desa Gunung Meriah khususnya. Selanjutnya dan, yang paling penting tentunya, menunjukkan dan membangun atraksi nyata yang bisa dijadikan daya tarik khusus bagi turis nasional dan kemudian juga internasional.
Salah satu kelebihan daerah ini ialah alamnya yang indah dan sejuk. Kelebihan inilah ditambah dengan kegiatan lainnya, bidang seni, budaya dan kultur, produksi barang-barang spesifik daerah Karo atau Gunung Meriah khususnya. ‘Seni’ lainnya yang tak kalah pentingnya ialah ‘seni promosi’, langkah-langkah mempromosikan dan mempopulerkan daerah Karo sebagai lokasi turis yang bagus dan indah serta ‘dijamin’ bisa bikin senang dan nyaman bagi para turis, punya kesan indah dan menyenangkan kalau kembali ke tempat masing-masing. Di dekat Air Terjun Mbulayan[/caption]
Sekarang, Pemerintah RI sedang sibuk menggiatkan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), menirukan kegiatan yang sudah berhasil bagus dan cepat di luar negeri seperti China dan India, 2 negeri yang kaya tenaga kerja dan murah! Tenaga kerja yang berlimpah dan murah inilah dasar utama yang bikin KEK berhasil di kedua negara ini. Membuat petunjuk jalan menuju air Terjun Mbulayan[/caption]