Kolom M.u. Ginting: Raja Salman, Etos Kerja, Dan Keragaman
Kedatangan Raja Salman dari Saudi Arab ke Indonesia banyak bikin kegembiraan. Selain hubungan dagang yang akan berkembang termasuk investasi Saudi di Indonesia, tetapi juga dari segi lain, seperti sang Raja yang sangat memuji dan menghargai motto kerja Jokowi.
"Kerja, kerja, kerja . . . ." kata sang presiden kita.
Yang sudah pasti betul dan tidak meragukan ialah bahwa orang China akan sangat bahagia hidup dengan filsafat hidupnya itu, begitu juga berlaku bagi orang orang Indonesia. Dan harus dimengerti juga bahwa di Indonesia sendiri sangat banyak ragam kultur/ budaya/ suku dengan berbagai ragam filsafat hidupnya masing-masing pula. Bhinneka Tunggal Ika kita bilang. Suku Batak[/caption]
"Sikuningen radu megersing, siagengen radu mbiring," kata orang-orang dari Suku Karo yang artinya sama-sama menang atau sama-sama kalah, mana yang patutnya dipilih. Suku Karo adalah suku asli lainnya di Sumut, konkretnya Sumtim Tanah Karo. Suku Karo[/caption]
Dari pemaparan diatas timbul berbagai pertanyaan:
2. Herankah kita kalau pernah terjadi perang etnis yang memilukan di Kalbar, Kalteng, dan Maluku?
Ini memang perubahan dan perkembangan yang sangat luar biasa! Tidak ada bandingannya di negeri lain.