Kolom M.u. Ginting: Reuni 212, Agama, Politik,
"Masakan Menag tidak mengerti tujuannya? Ya mempersatukan Islam," katanya.
Dan, dalam politik, dikatakan oleh presiden FD Roosevelt begini:
"In politics, nothing happens by accident, you can bet it was planned that way."
Jadi, sesuai dengan pengalaman Roosevelt, gerakan 'reuni' 212 karena politis atau 'gerakan politik walaupun berkedok agama', pastilah sudah ada yang menyiapkan prosedurnya dan untuk apa aksi dibikin.
Memang massa yang digerakkan dalam 411, 212 relatif sangat jauh jaraknya dari golongan terpelajar secara umum. Tetapi, kerendahan pengetahuan ini agaknya bukan juga jadi alasan 100% bisa gampang dimanipulasi. Kalau kita bandingkan dengan masyarakat Eropah Barat yang juga sering dimanipulasi begitu gampang.