Kolom M.u. Ginting: Terobosan Jenderal
Tragedi yang sungguh menyedihkan.
Tidakkah perlu diingatkan rakyat Indonesia supaya jangan berburu manusia seperti 1965-66? Kalau manusia bersalah, tangkap dan adililah, biar di pengadilan diputuskan. Ini mengingatkan lagi kalau negara kita adalah negara hukum, bukan negara pemburu dan penjagal tanpa prikemanusiaan. Tentu termasuk juga pembunuhan kejam para jenderal saingan Soeharto itu. Keluhan terhadap pembantaian jutaan orang ini hanyalah satu segi pemikiran lain, dari korban pihak lain, yang patut juga digubris, cara melihat soal dari segi lain yang bertentangan. Dalam sengketa, korban sering tidak sepihak, atau korbannya bisa dari semua pihak.
Kalau filmnya keliru atau tayangannya keliru, mikir lagi . . . dan masih ada kesempatan memperbaiki. Karena pedoman kita tadi tetap, yaitu demi kesatuan, kemajuan dan kesejahteraan bangsa kita, bangsa Indonesia. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });