Kolom Ahmad Fauzi: Agama Tanpa Tuhan, Agama Paling Tua
Menurut Durkheim, ada agama yang belum dirasuki konsep-konsep di atas, yaitu totemisme. Agama totem mirip sebuah ritual atau pesta yang berpusat pada binatang. Agama ini belum memiliki konsep pemikiran, dan lebih mengutamakan ritus daripada refleksi dan perenungan. Tiang-tiang totem[/caption]
Masyarakat (society ) bagi Durkheim bukan kumpulan manusia maupun sebuah pengelompokan sosial (social group ), tapi melainkan sesuatu yang berada di luar diri manusia-manusia individu tapi berpengaruh bukan hanya terhadap prilaku dan tindakan manusia, tapi juga terhadap cara berpikir manusia-manusianya. Kadang Durkheim menyamakan masyarakat dengan fakta sosial, terkadang pula dengan collective representation . Louis Dumont (1980) dalam bukunya Homo HIerarchicus menjelaskan masyarakat sebagai sebuah sistim nilai, mengikuti alur pemikiran Durkheim. Buku Durkheim itu telah menjadi inspirasi utama dari strukturalisme di Antropologi yang berawal dari desertasi Claude Levi-Strauss berjudul The Elementary Structure of Kinship (1949).