Beranda / Kolom Andi Safiah: Kolom Andi Safiah: 24 Maret 2018 Berselancar dalam alam pikiran Nietzsche adalah sebuah aktivitas berbahaya jika tidak membawa bekal pengetahuan yang cukup. Bagi mereka yang masih doyan bergelangtungan dengan iman akan jatuh akibat shock dengan berbagai model argumen simple tapi nampol. Saya kasih satu contoh karya Nietzsche yang bisa mengganggu bahkan mematahkan ranting keimanan seseorang. Dlam karya "Human, All Too Human" Nietzsche menulis "The most serious parodi I ever heard was this; in the begining was nonsense, etc" Potongan argumen sederhana Nieztsche bahkan diklaim oleh The Times Book Review pada edisi April 24, tahun 1977 sebagai pendapat paling simple dan paling berpengaruh sepanjang sejarah. Itulah Nietzsche, seorang Intellectual yang menawarkan cara pandang baru dalam memahami dunia dengan berbagai kompleksitas yang ditawarkan, bahwa era agama dengan cara pandang superstitios, mistic delusional yang penuh dengan illusi, false knowledge perlu ditinggalkan dengan gaya bebas. Peradaban manusia telah sampai pada tahap yang lebih terbuka, advance dan species manusia dituntut by nature membuka pikirannya seluas alam semesta yang uncertain dan infinity , penuh dengan kejutan-kejutan Ilmiah. Bukan kejutan-kejutan mistika. Iklan