Beranda / Kolom Andi Safiah: Tersesat Di Jalan Yang Kolom Andi Safiah: Tersesat Di Jalan Yang Berita terkini · 21 Maret 2018 Semua manusia terlahir dalam keadaan polos. Untuk urusan agama dan kepercayaan kepada Tuhan jelas dalam kategori ini. Semua manusia bisa dilabel Atheist. Orangtua kitalah kemudian yang menancapkan label pada diri kita. Ada yang dilabel Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, etc., bergantung di wilayah mana anda dilahirkan. Ketika anda yang sekarang masih hidup dalam label jenis apapun dan sedang berusaha menemukan jawaban masuk akal atas banyaknya informasi yang tida k masuk akal dalam dunia label macam theist, saya bisa memahami kegelisahan anda. Kegelisahan itu juga yang menghampiri saya sejak lama. Sekarang, ketika memahami bahwa memang label itu bukan sepenuhnya datang dari dirimu sendiri, tapi kontruksi sosial yang dipaksakan, maka pemberontakan dari dalam diri adalah sebuah keniscayaan alamiah. Tidak perlu takut kehilangan label religiusitas atau kehilangan kepercayaan pada Tuhan yang menurut akal anda tidak masuk akal. Karena, ternyata keberanian untuk mempertanyakan kembali semua jenis informasi yang pernah masuk dalam kesadaran kita semacam program otomatis yang ada dalam setiap perangkat canggih komputer; virus dan berbagai informasi junk dibersihkan. Iklan